Dicarekan Bukanlah Akhir dari Segalanya




Bagi yang bisa bahasa Sunda passti tahu apa yang dimaksud dengan "dicarekan". Yap, "dicarekan" atau "diseseulan" dalam bahasa Sunda artinya dimarahin.

Semenjak saya duduk di bangku SMP, dicarekan tak jarang lagi saya alami. Entah itu oleh guru, senior, atau bahkan ibu kantin karena saya lupa memberi uang gehu xD. (lupakan yang terakhir)

Penyebabnya antara lain karena saya sendiri yang kadang kala membuat kesalahan atau sikap saya yang nyebelin 'mungkin' pada guru tersebut. Jika oleh senior, yaa saya juga kurang tahu apa sebabnya, apalagi senior perempuan. Suka marah-marah tak jelas jika sedang latihan paskibra ataupun pramuka (mungkin efek PMS kali ya). Maklum lah masih junior -,-

Tapi dulu pertama kali saya dicarekan oleh guru, efeknya sekolah pun jadi tak semangat, nafsu makan berkurang, susah tidur bahkan sampai mimpi buruk. Dan akan hilang setelah 3 hari.
Agak berlebihan ya.
Tapi beginilah. Hingga sekarang, meski saya tidak dibentak, efeknya tersebut masih terasa.

Mungkin aku ini aneh... -__-

Tapi, dicarekan bukanlah akhir dari segalanya. Tetaplah semangat menjalani hari. Jadikan motivasi untuk kita lebih maju ! 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tekadmu (sebuah puisi)

Bukan Salah Jurusan, tapi Memang Aku Saja yang Otak Udang diary#2