Kucingku, temanku.
Tau enggak, aku punya dua kucing.
Yang satu jantan, satu lagi betina.
Yang satu tukang tidur di bawah mesin cuci, satu lagi suka main keluar rumah buat cabe-cabean.
Si jantan aku namai Chibong. Yang betina Cihuy. Awalnya agak berat menamainya seperti itu, tapi adikku memaksa. Yasudahlah.
Chibong suka tidur memeluk betisku. Si Cihuy suka menjilat-jilat jari ataupun talapak tanganku.
Si Chibong seringkali naik ke meja makan, Cihuy asik menjelajah lemari pakaianku. Huh, yang satu ini memang menyebalkan.
Si Cihuy pandai memanjat kesana kemari. Namun apalah daya saai Chibong dengan sok 'keren' nya dia naik ke atap rumah tapi gak bisa turun. Mampus lu.
Mereka lucu.
Mereka menyebalkan.
Mereka bukan peliharaanku.
Mereka temanku.
Yang satu jantan, satu lagi betina.
Yang satu tukang tidur di bawah mesin cuci, satu lagi suka main keluar rumah buat cabe-cabean.
Si jantan aku namai Chibong. Yang betina Cihuy. Awalnya agak berat menamainya seperti itu, tapi adikku memaksa. Yasudahlah.
Chibong suka tidur memeluk betisku. Si Cihuy suka menjilat-jilat jari ataupun talapak tanganku.
Si Chibong seringkali naik ke meja makan, Cihuy asik menjelajah lemari pakaianku. Huh, yang satu ini memang menyebalkan.
Si Cihuy pandai memanjat kesana kemari. Namun apalah daya saai Chibong dengan sok 'keren' nya dia naik ke atap rumah tapi gak bisa turun. Mampus lu.
Mereka lucu.
Mereka menyebalkan.
Mereka bukan peliharaanku.
Mereka temanku.
Komentar
Posting Komentar
Leave your comment after reading^^
pembaca yang baik akan meninggalkan komentar setelah membaca ;)