Dari Tulisan Tangan
Bandung, 30 Mei 2017
Kamu,
Entah dimana
Hai...
Baru saja aku browsing di internet tentang bagaimana cara menulis surat yang benar.
ah, aku gugup, sekalipun melalui surat seperti ini.
ehm, kamu apa kabar? Semoga baik-baik saja kuharap.
Aku hanya ingin meminta maaf, karena tak jarang aku membuatmu tak nyaman dengan keberadaanku di sekitarmu dan membuatmu terganggu karena aku. Sehingga membuatmu malu di hadapan teman-teman.
Pun aku ingin meminta maaf karena sampai sekarang aku masih menyukaimu.
Ingin rasanya dari dulu aku bisa berbicara dan sekadar mengobrol denganmu.
Rasanya gimana ya gak dicuekin kamu?
Kamu itu nyebelin. pas ulang tahunmu di tahun 2016. inget gak? aku ngucapin selamat dan malah dicuekin gitu aja sama kamu.
ah, padahal aku udah ngumpulin keberanian dan mengubur rasa malu dalam-dalam sebelum ngucapin ke kamu.
tapi ya gak apa-apa lah, udah lalu.
Aku kira dengan pindahnya aku ke Bandung bisa buat aku gampang ngelupain kamu. ternyata aku malah sering keinget kamu, hahaha.
Pernah juga waktu hari ulang tahunku saat itu. aku sengaja telat pulang dan diem di halte bus. Siapa tahu aja gitu kamu datang dan ngucapin selamat ke aku. hahaha harapanku terlalu tinggi ya.
Tak ada sedikitpun ada sesal disini.
Dan dari semua ini,
aku, gak akan nunggu kamu lagi.
Kamu,
Entah dimana
Hai...
Baru saja aku browsing di internet tentang bagaimana cara menulis surat yang benar.
ah, aku gugup, sekalipun melalui surat seperti ini.
ehm, kamu apa kabar? Semoga baik-baik saja kuharap.
Aku hanya ingin meminta maaf, karena tak jarang aku membuatmu tak nyaman dengan keberadaanku di sekitarmu dan membuatmu terganggu karena aku. Sehingga membuatmu malu di hadapan teman-teman.
Pun aku ingin meminta maaf karena sampai sekarang aku masih menyukaimu.
Ingin rasanya dari dulu aku bisa berbicara dan sekadar mengobrol denganmu.
Rasanya gimana ya gak dicuekin kamu?
Kamu itu nyebelin. pas ulang tahunmu di tahun 2016. inget gak? aku ngucapin selamat dan malah dicuekin gitu aja sama kamu.
ah, padahal aku udah ngumpulin keberanian dan mengubur rasa malu dalam-dalam sebelum ngucapin ke kamu.
tapi ya gak apa-apa lah, udah lalu.
Aku kira dengan pindahnya aku ke Bandung bisa buat aku gampang ngelupain kamu. ternyata aku malah sering keinget kamu, hahaha.
Pernah juga waktu hari ulang tahunku saat itu. aku sengaja telat pulang dan diem di halte bus. Siapa tahu aja gitu kamu datang dan ngucapin selamat ke aku. hahaha harapanku terlalu tinggi ya.
Tak ada sedikitpun ada sesal disini.
Dan dari semua ini,
aku, gak akan nunggu kamu lagi.
tertanda,
aku
Komentar
Posting Komentar
Leave your comment after reading^^
pembaca yang baik akan meninggalkan komentar setelah membaca ;)